Jumat, 13 Maret 2009

Sekali lagi perih

Sekali lagi kerikil tertancap di ibu jari
Memugari perih, tak lagi menandingi
Aku yang dulu tertatih
Mengitari kemuraman janji
Diri yang kini kembali
Merajai onggokan duri

Namun, tak apa
Karena kurasa gembira
Didalam luka

Kucerna tawa
Dalam hempitan noda

Kubaui wangi
Ditengah bangkai diri

Dan lalu,
Kurasa diri sempurna kini

Jepara, 04 Januari 2009/09.00

0 komentar:

Posting Komentar

Tentang Blog ini

Blog ini lahir karena motivasi penulis untuk mengabadikan beragam dokumentasi pribadi, baik berupa tulisan maupun gambar. Pengalaman pendidikan penulis di bidang bahasa dan budaya memberikan warna tersendiri dalam pemilihan tema, koleksi tautan, dan topikalisasi tulisan. Selamat Membaca dan Turut Memberi Warna

  © Blogger template Starry by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP